Memperingati Hari Dongeng Nasional di Nagari Dongeng Kota Bukittinggi - Diallogi

HEADLINE

Post Top Ad

<>

Rabu, 04 Desember 2019

Memperingati Hari Dongeng Nasional di Nagari Dongeng Kota Bukittinggi

Sabtu lalu (30/9) Komunitas Literasi Mutiara Hati Nagari Dongeng Kota Bukittinggi menyelenggarakan acara “Mendongeng Bersama” dalam rangka memperingati hari Dongeng Nasional yang jatuh pada tanggal 28 November. Hari Dongeng ini telah ditetapkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan sejak tahun 2015 sebagai bentuk penghormatan bagi Drs. Suyadi atau Pak Raden. 
Acara Mendongeng ini dilaksanakan di Rumah Sehat dan Taman Baca Mutiara Hati Nagari Dongeng Bukittinggi yang dikelola oleh pak Nof dan beralamatkan di Panorama Baru. Tamu undangan yang juga turut hadir memeriahkan acara datang dari TK Negeri Panorama Bukittinggi, SD Islam AL-Ishlah, SD Jamiyyatul Hujjaj, Guru dari SMP N 03 Bukittinggi, dan orang tua dari siswa.
Acara dimulai pada pukul 09.00 WIB, dan sebelum acara mendongeng berlangsung, anak-anak dari TK Negeri Panorama membuat berbagai prakarya dari bahan-bahan yang disediakan oleh alam, seperti pelepah pisang dan tangkai daun singkong. Kedua bahan tersebut dikreasikan menjadi berbagai macam bentuk dan mainan seperti pistol dan juga perhiasan yang menyerupai kalung. Selain melatih kesabaran anak, hal ini juga dapat membantu perkembangan motorik dan kreatifitas anak. Tak hanya itu, anak juga diajarkan untuk bertanggung jawab dengan membersihkan sampah hasil prakarya mereka masing-masing.
Karena ini memperingati hari dongeng, “Lala” juga hadir sebagai karakter boneka yang dimainkan oleh Kak Tanteniyus (Buk Yus) dan ditemani pendongeng dari Padang Panjang yaitu Niki Martoyo atau kerap disapa Kak Niki. Melihat antusias dari adik-adik, Kak Tanteniyus dan Kak Niki pun akhirnya tampil mendongeng bersama anak-anak dari SD Islam AL-Ishlah dan SD Jamiyyatul Hujjaj dengan memerankan cerita fabel. Dimana ada anak yang berperan menjadi harimau, kucing, burung,  dinosaurus, dan hewan-hewan lainnya.
Ditengah acara datanglah Ibu Yessi Endriani Nurmantias (Ibu Walikota Bukittinggi) yang juga ikut mendongeng untuk adik-adik semua. Ibu Yessi tampil dengan dongengnya yang berjudul “Si Rusamengajarkan anak untuk bersabar, tidak terburu-buru dan harus berpikir dahulu sebelum bertindak. Selain mendongeng, Ibu Yessi pun membacakan buku cerita anak-anak yang berjudul “Aku Sayang Teman” sayang untuk saling melindungi, berbagi, menghargai dan menghormati. Anak-anak sangat bahagia dan antusias mendengarkan, bahkan salah seorang anak dari TK Negeri Panorama pun tak segan untuk bertanya dan menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh ibu Yessi. 
Jadi, mendongeng bukan hanya sebatas  ritual untuk menidurkan anak, melainkan ada begitu banyak manfaat dibalik itu, karena mendongeng sangat berguna bagi perkembangan kognitif anak, perkembangan sosial dan emosionalnya, menjadi jalan untuk mempererat hubungan antara orang tua dengan anak, meningkatkan daya imajinasi, kreatifitas, kemampuan bahasa, berbicara dan akhirnya menumbuhkan minat baca bagi anak. Dengan demikian, anak-anak akan tumbuh menjadi generasi yang literat, yaitu generasi yang memiliki pemahaman, penyadaran, dan pemaknaan tidak hanya perihal buku, melainkan sesuai dengan situasi dan kondisi dalam kehidupannya sehari-hari.
Selamat Hari Dongeng Nasional, Ayo mendongeng dan bercerita bersama lagi...
(Sani Utami)

10 komentar:

Post Top Ad

<>